Presentasi sputum kel 3 ia

download Presentasi sputum kel 3 ia

of 19

  • date post

    22-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    2.319
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of Presentasi sputum kel 3 ia

  • 1. Loading ...

2. DAHAK (SPUTUM) 3. Fajar Isa Fauzi Fathin Latifah Fadhilatunnisa Fenty Ayu Angrumsari Gari Sugari Hani Septiani Hardivan Indra Gunawan Intan Komalasari Kakan Dian Herdiansyah 4. APA ITU DAHAK SPUTUM?? NEXT 5. Pengertian Dahak / Sputum adalah Bahan yang dikeluarkan dari paru, bronchus, dan trachea melalui mulut. Biasanya juga disebut dengan expectoratorian; Sputum adalah sekret mukus yang dihasilkan dari paru paru, bronchus, dan trachea atau bahan yang berasal dari saluran pernapasan bagian bawah(trachea, broncus, saluran-saluran dalam paru). 6. LALU APA SAJA MACAM- MACAMDAHAK SPUTUM ??? CHECK THIS OUT 7. Macam-Macam Dahak 1. Dahak yang dihasilkan sewaktu membersihkan tenggorokan, kemungkinan berasal dari sinus, atau saluran hidung, bukan berasal dari saluran napas bagian bawah. 2. Dahak banyak sekali & purulen proses supuratif (contoh. Abses paru) 3. Dahak yg terbentuk perlahan & terus meningkat tanda bronchitis 4. Dahak kekuningan proses infeksi. 8. 5. Dahak hijau proses penimbunan nanah. Warna hijau ini dikarenakan adanya verdoperoksidase. 6. Dahak merah muda & berbusa tanda edema paru akut. 7. Dahak berlendir, lekat, abu-abu/putih tanda bronkitis kronik. 8. dahak berbau busuk tanda abses paru/ bronkhiektasis. 9. Teknik pengambilan dahak sputum Ayoo kita cari tahu... 10. Cara pengambilan dahak sputum 1. Pengambilan sputum sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Pengambilan sputum juga harus dilakukan sebelum pasien menyikat gigi. 2. Agar sputum mudah dikeluarkan, dianjurkan pasien mengkonsumsi air yang banyak pada malam hari sebelum pengambilan sputum. 3. Jelaskan pada pasien apa yang dimaksud sputum agar yang dibatukkan benar-benar merupakan sputum, bukan air liur/saliva ataupun campuran antara sputum dan saliva. Selanjutnya jelaskan apa yang dimaksud sputum. 11. Cara pengambilan dahak sputum 4. Sebelum mengeluarkan sputum, pasien disuruh berkumur- kumur dengan air dan melepas gigi palsu (bila ada). 5.Sputum diambil dari batukan pertama (first cough). 6. Cara pembatukan sputum : Tarik nafas dalam dan kuat(dengan pernafasan dada) batukkan kuat sputumdari bronkus trakea mulut wadah penampung.Wadah penampung berupa pot steril bermulut besar dan berpenutup (Screw Cap Medium). 12. Cara pengambilan dahak sputum 7. Periksa sputum yang dibatukan, bila ternyata yang dibatukan adalah air liur/ saliva , maka pasien harus mengulangi pembatukan sputum. 8. Sebaiknya pilih sputum yang mengandung unsure- unsur khusus. Seperti butir keju, darah dan unsur-unsur lain. 9. Bila sputum susah keluar lakukan perawatan mulut. Perawatan mulut dilakukan dengan obat glyseril guayakolat(expectorant) 200 mg atau dengan mengonsumsi air teh manis saat malam sebelum pengambilan sputum. 10. Bila sputum juga tidak bisa di dahakan, sputum dapat diambil secara: Aspirasi transtracheal, Lung biopsy, Bronchial lavage 13. Cara pengiriman spesimen Ada 2 data yang harus disertakan, yaitu: a. Data 1: Pot/wadah dilabel dengan menempelkan label pada dinding luar pot. Proses direct labelling yang berisi data: nama, umur, jenis kelamin, jenis spesimen, jenis tes yang diminta dan tanggal pengambilan. b. Data 2: Formulir/kertas/buku yang berisi data keterangan klinis: dokter yang mengirim, riwayat anamnesis, riwayat pemberian antibiotik terakhir(minimal 3 hari harus dihentikan sebelum pengambilan spesimen), waktu pengambilan spesimen, dan keterangan lebih lanjut mengenai biodata pasien. 14. Alat-alat yang digunakan untuk mengambil sampel 1. Sputum pot (tempat ludah) yang bertutup 2. Botol bersih dengan penutup 3. Hand scoon 15. Alat-alat yang digunakan untuk mengambil sampel 4. Formulir dan etiket 5. Perlak / pengalas 6. Bengkok 7. Tissue 16. ara mengawetkan dahak sputum a. < 24 jam pada suhu ruang. b. Penyimpanan pada pot steril berpenutup c. Alkohol 50-70%, dengan metode fiksasi pelapis(coating fixative). Fiksasi pelapis yaitu fiksasi dengan campuran alkohol basa yang memfiksasi sel-sel dan bahan seperti lilin yang membentuk lapisan pelindung yang tipis diatas sel. 17. Terimakasih atas perhatiannya.. 18. Disusun oleh : Fajar Isa Fauzi Fathin Latifah Fadhilatunnisa Fenty Ayu Angrumsari Gari Sugari Hani Septiani Hardivan Indra Gunawan Intan Komalasari Kakan Dian Herdiansyah Kelas : Analis Kesehatan 1A STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya Jl. Cilolohan No. 36 Tasikmalaya Bye all...