presentasi isbd kel 2

download presentasi isbd kel 2

of 29

  • date post

    17-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    245
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of presentasi isbd kel 2

ETIKA, ESTETIKA BERBUDAYA, DAN PROBLEMATIKANYAFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2012

KELOMPOK 2 Taufik Rahman Fahmi Alboneh Muslih Setya Ardi Annisa Ramadhanny (J500090032) (J500090033) (J500090034) (J500090035)

Tutut Setyani Tina Multazami Budiwan Putri E.T

(J500090036)(J500090037) (J500090038)

Asti Prasumma

(J500090039)

Latar belakang

Budaya adalah daya dari budi yang berupa cipta dan

rasa, sedangkan kebudayaan adalah hasil dari cipta

rasa, karsa, dan rasa tersebut (Koentjaraningrat,1976:28). Kebudayaan dimiliki oleh setiap bangsa, oleh karena itu kebudayaan dari setiap bangsa saling berbeda-beda Dalam pergaulan hidup bermasyarakat, bernegara

hingga pergaulan hidup tingkat internasional di perlukan suatu sistem yang mengatur bagaimana seharusnya manusia bergaul.

Maksud pedoman pergaulan tidak lain untuk

menjaga kepentingan masing-masing yangterlibat agar mereka senang, tenang, tentram, terlindung tanpa merugikan kepentingannya dan kepentingan orang lain.

Hal

itulah

yang

mendasari

tumbuh

kembangnya etika di masyarakat kita. Menurutpara ahli maka etika tidak lain adalah aturan perilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk.

Dalam

perspektif memiliki untuk

kajian estetika

budaya yang

di sarat

Indonesia, masing-masingIndonesia muatan harmonis

kultur etnis dikehidupan

membangun

dan selaras dalam ranah budaya

Nusantara yang bhineka tunggal ika.

Rumusan masalah

1. Apakah pengertian dari etika dan

estetika budaya?2. Apa saja yang menjadi problematika

dalam berbudaya?

Tujuan

1

. Untuk mengetahui pengertian dari

etika dan estetika budaya2. Untuk mengetahui problematika

dalam berbudaya

ManfaatMengetahui etika, estetika dan problematika dalam berbudaya

Tinjauan Pustaka

Apa sich Etika itu???

Etika (Yunani Kuno) : "ethikos", berarti "timbul dari kebiasaan")

adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas

yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etikamencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah baik, buruk, dan tanggung jawab Etika dimulai bila manusia merefleksikan unsur-unsur etis dalam

pendapat-pendapat spontan kita. Kebutuhan akan refleksi itu akan kita rasakan, antara lain karena pendapat etis kita tidak jarang berbeda dengan pendapat orang lain. Untuk itulah diperlukan etika,

yaitu untuk mencari tahu apa yang seharusnya dilakukan olehmanusia

Ada yang balu ni di Estetika

Estetika berasal dari Bahasa Yunani, dibaca

aisthetike. Pertama kali digunakan oleh filsuf

Alexander Gottlieb Baumgarten pada 1735 untukmengkategorikan dalam ilmu yang bisa dirasakan lewat perasaan Estetika adalah salah satu cabang filsafat. Secara

sederhana, estetika adalah ilmu yang membahas keindahan, bagaimana ia bisa terbentuk, dan bagaimana seseorang bisa merasakannya

Lah neng Problematika Budaya iku opo tha? Ra mudeng blass e kulo..

Sesuatu yang indah jika kebudayaan yang

merupakan harta yang turun temurun dari nenek moyang kita, dapat kita pertahankan kelestariannya. Tapi perkembangan jaman tidak dapat dibendung, seiring dengan berjalanya waktu, maka kelestarian kebudayaan tersebut harus dijaga karena kebudayaan hanyalah

identitas diri dan merupakan identitas bangsa

B E B E R A PA P R O B L E M A T I K A K E B U D A Y A A N A N TA R A L A I N :

1.. Hambatan budaya yang berkaitan dengan pandangan hidup dan

sistem kepercayaan. Ex : Keterkaitan orang jawa terhadap tanah yang mereka tempati secara turun-temurun diyakini sebagai pemberi berkah dalam kehidupan. 2. Hambatan budaya yang berkaitan dengan perbedaan persepsi atau sudut pandang. Dapat terjadi antara masyarakat dan pelaksana pembangunan. Ex : program KB, semula ditolak masyarakat, mereka beranggapan bahwa banyak anak banyak rezeki.

3. Hambatan budaya berkaitan dengan faktor psikologi atau kejiwaan.

Ex : Upaya untuk mestransmigrasikan penduduk dari daerah yang terkena bencana alam banyak mengalami kesulitan. Hal ini disebabkan karena adanya kekhawatiran penduduk bahwa ditempat yang baru, mereka akan lebih sengsara dibandingkan dengan hidup mereka ditempat yang lama. 4. Masyarakat yang terasing dan kurang komunikasi dengn masyarakat luar. Ex : Masyarakat daerah-daerah terpencil yang kurang komunikasi dengan masyarakat luar, karena pengetahuannya serba terbatas, seolaholah tertutup untuk menerima program-program pembanguanan.

5. Sikap ethnosentrisme adalah sikap yang mengagungkan budaya suku bangsanya sendiri dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain. Sikap semacam ini akan mudah memicu timbulnya kasus-kasus sara yakni pertentangan suku, agama, ras dan antar golongan.

So ini dia ni Kesimpulan dan Saran.. Cekibrottttt gan.

KESIMPULAN..1. Kita hidup bermasyarakat sering kali pendapat etis kita

tidak jarang berbeda dengan pendapat orang lain. Untukitulah diperlukan etika, yaitu untuk mencari tahu apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia baik yang baik, buruk benar maupun salah. 2. Etika sangat perlu sekali kita kembangkan karena merupakan cermin dari siapa kita sebenarnya.

3. Kebudayaan adalah hasil dari cipta rasa, karsa, dan rasa tersebut .Kebudayaan dimiliki oleh setiap bangsa dan berbeda pula kebudayaan tiap bangsa. 4. Estetika merupakan salah satu cabang filsafat. Secara sederhana, estetika adalah ilmu yang membahas keindahan, bagaimana ia bisa terbentuk, dan bagaimana seseorang bisa merasakannya

5. Estetika mempunyai peranan yang sangat baik dalam kehidupan bermasyarakat dikarenakan estetika mempunyai sifat dimana menilai sesuatu dengan sentimen,pikiran dan rasa.

Jadi nilai estetika seseorang tidak bisa dibuat-buat kecuali ada faktor perancu6. Problematika kebudayaan sangat berbahaya jika dibiarkan, karena kebudayaan merupkan jati diri bangsa, bila itu hilang maka dengan sangat mudah bangsa itu akan hancur dan dijajah oleh bangsa lain . Jadi harus dijaga karena kebudayaan hanyalah identitas diri dan merupakan identitas bangsa. Bangsa yang memiliki identitas akan menjadi bangsa yang kuat dan menjadi bangsa yang tidak mudah untuk dijajah oleh bangsa lain.

SARAN1. Kita sebagai pemuda-pemudi penerus Bangsa harus benar-

benar menjaga identitas bangsa dengan cara percaya akanbangsa sendiri dan juga mencintai bangsa sendiri. 2. faktor-faktor luar yang dapt merusak citra bangsa sebaiknya

dihindari

seperti

kesenjagan

sosial,

perbedaan

bahasa,perbedaan ras dan suku bangsa.

3. Selalu berpikir positive terhada bangsa jikalau ada yang

merusaknya bukan berarti bangsa yang rusak tapi

pemerintah yang kurang benar menyikapi setiappermasalahn yang ada di bangsa ini 4. Sebagai pemuda-pemudi yang baik maka diperlukan

pula etika dalam berkehidupan yang baik dan jugaestetika yang baik agar terjadi keseimbangan dalam hidup.

Maturnuwun